Sabtu, 22 April 2017

Hello!!! Jumpa lagi nih!!!
Yah dari sekian tugas kampus yang di dapat, jujur saya cukup tertarik sama yang satu ini. Awal nya disuruh cari tema buat tugas nya. Apa aja bebas. Tapi entah kenapa kepikiran sama judul yang satu ini. Yaudah langsung aja ya sama tugas Bahasa Indonesia nya dengan judul

WACANA PEMINDAHAN IBUKOTA NEGARA INDONESIA DARI JAKARTA KE PALANGKARAYA


Yaah akhir akhir ini sering denger ga sih kalau ada wacana Pemerintah negara kita akan memindahkan atau wacana pemindahan ibukota negara Indonesia dari Jakarta ke Palangkaraya. Bahkan topik tersebut lagi hangat hangat nya diperbincangkan oleh masyarakat negara Indonesia. Kenapa sampai sampai ada wacana seperti itu ya. Pemindahan ibukota negara Indonesia,padahal di Jakarta segala fasilitas udah lengkap semua loh,seperti gedung gedung pemerintahan negara Indonesia,infrasturktur yang dikatakan sudah sangat bagus dibanding provinsi lain yang ada di Indonesia. Tapi sebenarnya ini bukan hanya isu baru. Bahkan sejak zaman awal kemerdekaan,Indonesia telah beberapa kali berpindah Ibukota karena kondisi pada masa itu diataranya yang pernah jadi ibukota Indonesia adalah Jakarta,Jogjakarta dan Bukittinggi,Sumatera Barat. Dan juga usulan tersebut juga pernah ada pada zaman Presiden Soeharto dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tetapi akhirnya tetap ibukota nya di Jakarta.


Tapi tiba-tiba beberapa waktu lalu wacana pemindahan ibukota negara muncul lagi. Kali ini wacana nya pemindahan kali ini ke Pulau Kalimantan,tepat nya ke Palangkaraya yaitu ibukota Provinsi Kalimantan Tengah. Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) sendiri sedang mengkaji dan meninjau serta meneliti agar Palangkaraya dapat dijadikan ibukota NKRI. Bahkan saat Joko Widodo,Presiden Indonesia saat ini pada saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pernah meminta agar pemindahan ibukota negara perlu dipercepat.
Sebenarnya kalau menurut saya pribadi tidak apa apa pemindahan ibukota tersebut. Tapi kalau misalnya ada hal besar yang akan terjadi seperti ini biasa nya ada yang setuju dengan pendapat ini dan ada juga yang tidak. Tapi kalau misalnya memilah dampak positif dan negatif bisa saja,tergantung cara pandang kita menyelesaikan masalah ini. Tapi kalau menurut saya ada beberapa dampak yang ada disini,baik dampak positif maupun negatif. Langsung aja ya dipilah,dari positif dulu deh
1.      Wilayah Palangkarya lebih besar dari Jakarta
Dengan luas wilayah 4 kali lebih besar dari Jakarta dan juga penduduk juga lebih sedikit dari pada Jakarta,tidak bisa dipungkiri bahwa Palangkaraya bisa dikatakan tempat yang cukup ideal untuk jadi Ibukota NKRI.
2.      Penduduk Jakarta makin banyak,tapi wilayah tidak berubah luasnya
Nah,ini mungkin salah satu faktor penting dan juga faktor besar kenapa Ibukota ingin dipindahkan. Dengan keaadan yang semakin ruwet dan juga pertumbuhan penduduk yang makin lama semakin banyak,sudah seharusnya ibukota negara dipindahkan ke Kalimantan yang penduduknya tidak sebanyak Pulau Jawa. Paling tidak bisa menyarankan penduduk untuk pindah dari Jakarta khususnya dan Pulau Jawa umumnya agar pindah ke Kalimantan agar menekan pertumbuhan penduduk di Pulau Jawa.
3.      Kalimantan terletak di tengah Indonesia dan dekat dengan perbatasan dengan Malaysia
Selama ini kita tahu,Malaysia sering banget ganggu kedaulatan negara Indonesia,mulai mengklaim makanan khas,budaya hingga wilayah negara Indonesia. Bahkan pada zaman pemerintahan Presiden Megawati Soekarenoputri,2 pulau yaitu Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan lepas ke tangan Malaysia. Nah,dengan ibukota Indonesia ke Kalimantan,kita berharap agar Malaysia mengurangi konfrontasi dengan Indonesia,yaa paling gak mau bikin rusuh lagi deh dengan Indonesia. 
4.      Kemacetan di Jakarta sudah sangat susah diatasi
Ya,kemacetan. Mungkin udah ga perlu di jelasin lagi ya,soalnya udah terkenal kemana mana macet di Jakarta. Orang orang makin banyak yang punya kendaraan pribadi,sementara jalanan di Jakarta tidak mencukupi. Akhirnya daya tampung di jalan gak terpenuhi dan akhir nya macet

Kalau tadi kita udah bahas dampak positif,sekarang kita bahas dampak negatif

1.      Gedung pusat pemerintahan di Jakarta
Semua gedung pemerintahan semua terletak di Jakarta. Maka dari itu jika dipindahkan butuh biaya besar untuk membangun gedung pusat pemerintahan di Ibukota yang baru
2.      Pulau Kalimantan sering terjadi kebakaran hutan
Mungkin ini menjadi penghambat utama ibukota pindah ke Kalimantan. Dengan kondisi yang masih penuh dengan hutan,sangat rawan bagi Pemerintah memindahkan ibukota ke Pulau Kalimantan. Disebabkan oleh oknum tak bertanggung jawab membakar hutan yang ada di Kalimantan,sehingga ini bisa menjadi batu besar penghambat ibukota dipindahkan ke Kalimantan
3.      Pembangunan di Kalimantan tidak semaju Jakarta
Diakui,Pulau Jawa khusus nya Jakarta,pembangunan infrasturktur nya sangat maju apabila dibanding dengan daerah lain yang ada di Indonesia. Dengan hal ini lah,pemerintah diharapkan agar dapat membangun Palangkaraya sehingga layak menjadi ibukota NKRI. Tetapi tidak hanya di Kalimantan dilakukan pembangunan,tetapi seluruh wilayah di Indonesia,agar pembangunan menjadi merata.


Itu sebagian pandangan dari pribadi saya. Pendapat masing masing emang berbeda sih,tapi gak ada salah kita menyalurkan aspirasi kita kan agar dapat memajukan negara kita sendiri di masa yang akan datang. Mungkin cukup deh dengan pendapat saya pribadi tentang wacana pemindahan Ibukota Negara kita. Tapi harapan saya pribadi,dimanapun ibukota negara,semoga negara kita ini dapat semakin melangkah maju ke depan nya untuk negara kita yang lebih bermartabat. Sip deh mungkin segitu dari saya,semoga bisa nulis artikel kaya gini lagi dah kedepan nya. Salam damai!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar